Dua ganda campuran Indonesia singkirkan unggulan Hong Kong

Jakarta (ANTARA News) – Dua pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melaju ke perempat final turnamen Hong Kong Terbuka 2018 setelah menyingkirkan pasangan-pasangan unggulan pada laga kedua di Kowloon, Hong Kong, Kamis (15/11).

Hafiz/Gloria, seperti dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam, menang atas wakil tuan rumah Tang Chun Man/Tse Ying Suet pada laga selama 52 menit dengan skor 21-16, 14-21, 21-15 dalam turnamen tingkat Super 500 itu.

Kemenangan di Hong Kong itu sekaligus menjadi revans Hafiz/Gloria atas Tang/Tse pada turnamen Prancis Terbuka 2018. Kedudukan kedua pasangan itu pun menjadi 1-1 setelah ganda Indonesia menyingkirkan pasangan unggulan delapan Hong Kong di “kandang” mereka.

“Kami banyak memperbaiki hal-hal nonteknis. Sejak juara dalam Thailand Terbuka 2018, penampilan kami terus merosot. Kami berusaha memperbaiki itu dan mendapatkan hal positif seperti komunikasi di lapangan yang lebih baik,” kata Gloria seperti tercantum dalam situs Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Hafiz mengatakan permainannya bersama Gloria agak kendor pada gim kedua menyusul kesalahan yang mereka lakukan dalam penerapan strategi permainan.

“Kami saling menyemangati dan mampu bangkit pada gim penentuan,” kata Hafiz.

Sementara, ganda Praveen/Melati menaklukkan pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dalam dua gim langsung 21-14, 21-16 laga putaran kedua selama 33 menit.

Pertandingan di Hong Kong menjadi pertemuan pertama Praveen/Melati yang menempati peringkat 15 dunia dengan Goh/Lai yang berada pada posisi 11 dunia.

Pada laga perempat final yang akan berlangsung Jumat waktu setempat, Hafiz/Gloria akan menghadapi pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Pertandingan itu akan menjadi pertemuan kedua Hafiz/Gloria dengan ganda Thailand itu. Sebelumnya, kedua pasangan saling berhadapan dalam China Terbuka 2018 dengan hasil kemengan kubu Negeri Gajah Putih 21-15, 21-9.

Pasangan Praveen/Melati akan menantang ganda unggulan dua asal China Wang Yilyu/Huang Dongping pada laga perempat final turnamen berhadiah total 400 ribu dolar AS itu. Wang/Huang mengantongi dua kemenangan dalam dua pertemuan mereka dengan Praveen/Melati. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indonesia bidik gelar perorangan Kejuaraan Dunia Junior

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia membidik setidaknya satu gelar perorangan dari lima nomor yang dipertandingkan dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior 2018 di Markham Pan Am Center, Ontario, Kanada, 12-18 November 2018.

“Jika dilihat dari daftar unggulan Kami punya peluang dari tunggal putra, ganda putri, atau ganda campuran. Kami bisa berharap dari salah satu sektor itu,” ungkap Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia dalam Kejuaraan Dunia 2018 Susy Susanti seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) yang dipantau Antara di Jakarta, Senin dini hari.

Tim junior Indonesia akan menurunkan 23 atlet dalam pertandingan perorangan pada sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Tim junior Indonesia mempunyai empat wakil yang menduduki posisi unggulan dua dunia dalam kejuaraan di Toronto itu seperti Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay pada tunggal putra.

Selain Ikhsan, Indonesia punya tiga pasangan atlet yang juga menjadi unggulan dua yaitu Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto pada ganda putra, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma pada ganda putri, dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

“Setelah fokus pada pertandingan beregu, mereka harus sudah siap lagi untuk pertandingan perorangan. Mulai lagi dari awal. Hasil pertandingan beregu menjadi pembelajaran juga buat mereka. Mereka punya tambahan pengalaman, tekanan, kesulitan, dan hal-hal nonteknis lainnya. Mereka harus lebih siap dan lebih fokus lagi,” ujar Susy.

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan tunggal putra Ikhsan bermain bagus pada pertandingan beregu dalam Kejuaraan Dunia Junior itu.

“Ikhsan tidak boleh terlalu percaya diri karena lawan itu kan berbeda-beda dan lebih banyak lagi. Pertandingan beregu menjadi bekal buat Ikhsan untuk tampil lebih baik lagi,” kata Susy.

Pada pertandingan beregu, Ikhsan  mencatatkan hasil sempurna karena selalu menyumbang poin bagi tim junior Merah-Putih. Lima kali diturunkan, Ikhsan terus mendulang poin bagi timnya, bahkan menjadi satu-satu wakil yang berhasil merebut poin dari Korea Selatan pada laga semifinal. Tapi, Indonesia kalah dari tim putra Korea Selatan 1-3.

Pada pertandingan perorangan, Ikhsan langsung menuju laga putaran kedua dan menunggu pemenang pertandingan antara atlet Malaysia Wai Yap Wyman Goh dengan tunggal putra Norwegia Benjamin Norden.

Baca juga: Garuda Muda Masuk Semifinal BWF World Junior Championships

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Garuda Muda Masuk Semifinal BWF World Junior Championships

Jakarta (ANTARA News) – Tim junior Indonesia melangkah ke babak semifinal beregu turnamen bulu tangkis BWF World Junior Championships 2018 yang berlangsung di Ontario, Kanada usai mengalahkan tim Denmark dengan skor 3-0.

Poin kemenangan pertama untuk Tim Merah Putih disumbangkan oleh pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menang atas pasangan Daniel Lundgaard/Amalie Magelund dengan skor 21-12, 20-22 dan 21-17.

Selanjutnya, poin kemenangan kedua diraih di nomor tunggal putra oleh Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang unggul atas Magnus Johannesen dengan hasil akhir 21-13 dan 21-11.

Kemenangan terakhir ditutup oleh pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil mengungguli pasangan Denmark dengan skor 21-14 dan 21-14.

Terkait pertandingan terakhir tersebut, Leo Rolly Carnando mengaku sudah dapat menguasai lawan dan terus memegang kendali sejak awal hingga akhir permainan.

“Lawan saya tadi lumayan bagus. Mereka (Denmark) bisa dibilang susah-susah gampang untuk dihadapi,” kata Leo seperti dikutip Antara melalui laman badmintonindonesia.org pada Jumat (9/11).

Pada kesempatan yang sama, pasangan duet Leo, yakni Daniel Marthin mengaku percaya diri saat menghadapi tim Denmark, sehingga permainan terasa lebih mudah dan semua kendala dapat diatasi.

“Saya merasa percaya diri saat di lapangan tadi. Yang penting saya yakin bisa. Lagipula, ini permainan beregu, jadi kekuatannya terasa lebih banyak, lebih besar,” tutur Daniel.

Atas kemenangan tersebut, Tim Garuda Muda dapat dipastikan melaju ke babak semifinal BWF World Junior Championships 2018 dan selanjutnya akan menghadapi Korea Selatan yang sebelumnya mengalahkan India dengan skor 3-1.

Pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan akan berlangsung pada Jumat (9/11) pukul 16.30 waktu Kanada. Selain Indonesia, tim lainnya yang juga lolos ke semifinal, yaitu China dan Jepang. 
Baca juga: Tim junior Indonesia diminta lebih waspada hadapi Denmark

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Owi/Butet lunasi kekalahan dari ganda campuran Malaysia

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sukses meraih kemenangan atas pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dengan skor 21-17 dan 21-19 dalam kejuaraan Fuzhou China Open 2018.

Hasil itu melunasi kekalahan yang sebelumnya mereka derita saat bertemu Goh/Lai dalam kejuaraan Singapore Open 2018, dengan skor 19-21 dan 18-21.

Pada gim pertama di Fuzhou, Owi/Butet sempat membuat Goh/Lai tidak berkutik. Akan tetapi, pada gim kedua, pasangan Malaysia itu mulai memberikan perlawanan, sehingga Owi/Butet beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka.

Terlebih, pada gim kedua, Goh/Lai sempat unggul 14-10 dan 19-18 dari Owi/Butet, sebelun akhirnya pasangan ganda campuran andalan Indonesia itu mampu menutup peluang lawan untuk memainkan gim ketiga dan memenangkan pertandingan tersebut.

“Dari awal, kami sudah menguasai permainan. Di gim kedua, mereka pasti sudah tahu karakter bola dan lapangan, jadi bisa bermain total. Namun di gim terakhir itu kami lebih tenang. Yang penting, jangan sampai lengah,” kata Liliyana dalam siaran pers yang diterima Antara, Selasa.

Meskipun demikian, dia mengaku tidak akan menganggap enteng seluruh lawan yang akan dihadapi dalam kejuaraan tersebut. Dia akan berusaha tetap fokus dan tampil dengan maksimal.

“Lawan tidak bisa dianggap enteng. Selain itu, shuttlecock yang dipakai disini juga cukup berat. Jadi harus siap capek. Kejuaraan ini tidak mudah,” ujar Liliyana.

Sementara itu, Tontowi mengungkapkan walaupun sudah beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang digunakan, pasangan Malaysia tersebut tidak mudah untuk dikalahkan, sehingga butuh perjuangan ekstra untuk menaklukannya.

“Pasangan Malaysia itu bermain aman, jadi tidak mudah ditaklukan. Mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya, kami lebih tahan lagi dalam menghadapi lawan-lawan kami,” ungkap Tontowi.

Pada pertandingan selanjutnya di Fuzhou China Open 2018, Liliyana/Tontowi akan berhadapan dengan Hwi Tae Kim/Kim Hye Jeong dari Korea Selatan. Kedua pasangan tersebut belum pernah saling berhadapan. 

Baca juga: Tim Junior Indonesia Menang Telak Atas Macau

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Susi Susanti: Tim junior Indonesia cepat beradaptasi

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengatakan tim junior Indonesia yang akan berlaga dalam kejuaraan BWF World Junior Championships 2018 di Kanada cepat beradaptasi dengan cuaca dingin. 

“Kalau tidak cepat menyesuaikan diri, pasti akan susah. Tapi di hari ketiga, saya lihat mereka (para atlet) sudah cukup menyesuaikan,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Senin. 

Menurut perempuan yang juga menjabat sebagai manajer tim bulu tangkis Indonesia itu, seluruh tim, termasuk atlet, memang sengaja berangkat lebih awal untuk mengantisipasi jet lag dan cuaca dingin. 

“Karena setidaknya butuh satu sampai dua hari untuk menyesuaikan diri. Di sini (Kanada), waktunya tidur kita harus bangun, waktunya bangun kita mengantuk. Jadi, memang butuh penyesuaian,” ujar Susi. 

Sementara itu, pelatih fisik PBSI yang turut mendampingi tim Indonesia Yansen Alpine menuturkan cuaca dingin menjadi kendala non teknis yang harus dihadapi. Maka dari itu, pihaknya menyiapkan program latihan khusus untuk mengatasi kendala tersebut. 

“Program khusus itu memperbanyak jogging dan stretching sebelum latihan. Karena di sini (Kanada) dingin, jadi harus banyak gerak. Sebelum latihan, mereka (para atlet) harus benar-benar panas,” tutur Yansen. 

BWF World Junior Championship 2018 berlangsung mulai 5 hingga 18 November 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada. Tim Junior Indonesia yang terdiri dari 23 atlet telah bertolak menuju Kanada sejak Rabu (31/10) lalu. 

BWF World Junior Championships 2018 akan mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018. 

Pada hari pertama, 5 November 2018, terdapat dua jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh Tim Junior Indonesia, yaitu menghadapi Austria pada pukul 12.00 siang waktu Kanada dan juga menghadapi Macau pada pukul 19.00 malam waktu Kanada. 

Baca juga: Tim junior Indonesia lakukan program khusus adaptasi cuaca dingin
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PBSI Targetkan Satu Gelar di BWF World Junior Championship

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menargetkan tim junior Indonesia dapat meraih satu gelar juara dalam Kejuaraan BWF World Junior Championships 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada.

“Target tim junior Indonesia dalam BWF World Junior Championships 2018 adalah bisa meraih satu gelar juara. Semoga target itu bisa kami capai,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Sampai dengan saat ini, menurut mantan pebulutangkis itu, persiapan tim junior Indonesia sudah cukup baik, sehingga diharapkan seluruh atlet dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya selama berlangsungnya pertandingan tersebut.

“Persiapan atlet-atlet junior kita berjalan baik. Latihan juga sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Sekarang kami fokus ke pertandingan. Semoga semuanya berjalan dengan baik dan atlet-atlet junior kita bisa mencetak prestasi yang membanggakan,” ujar Susi.

Sementara itu, dia mengungkapkan peluang untuk meraih gelar juara dalam kompetisi tersebut terletak pada sejumlah nomor pertandingan, yaitu ganda putri, mix double dan tunggal putra. Meskipun demikian, dia tetap berharap setiap atlet dapat tampil secara maksimal.

“Saat ini sbobet, seluruh atlet sedang dalam masa adaptasi dengan kondisi di Kanada. Mereka (para atlet) juga sudah mulai latihan. Hari ini, rencananya, kami akan mencoba lapangan pertandingan. Kondisi keseluruhan atlet saat ini cukup baik. Semoga semuanya berjalan dengan lancar,” ungkap Susi.

BWF World Junior Championship 2018 akan berlangsung 5 hingga 18 November 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada. Tim junior Indonesia yang terdiri dari 23 atlet telah bertolak menuju Kanada sejak Rabu (31/10) lalu.

BWF World Junior Championships 2018 akan mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018.

Pada hari pertama, 5 November 2018, terdapat dua jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh Tim Junior Indonesia, yaitu menghadapi Australia pada pukul 12.00 siang waktu Kanada dan juga menghadapi Macau pada pukul 19.00 malam waktu Kanada.

PBSI: Tim junior Indonesia beradaptasi dengan baik di Kanada

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan tim junior Indonesia yang akan bertanding dalam kejuaraan BWF World Junior Championships 2018 di Kanada mampu beradaptasi dengan baik.

“Saat ini, atlet-atlet junior kita sedang dalam tahap adaptasi dengan kondisi di Kanada. Dapat dikatakan, mereka (para atlet) bisa beradaptasi dengan baik di sini (Kanada),” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut, mantan pebulu tangkis nasional itu menuturkan seluruh atlet muda tersebut saat ini sudah mulai melakukan beberapa sesi latihan. Selain itu, para atlet juga dijadwalkan akan segera mencoba lapangan pertandingan di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada.

“Hari ini, rencananya kami akan mencoba lapangan yang akan digunakan untuk pertandingan kejuaraan itu. Jadi, kami baru akan mengetahui seperti apa kondisinya setelah melihat langsung nanti. Sejauh ini, persiapan para atlet sudah cukup maksimal,” tutur Susi.

Sementara itu, dia mengungkapkan temperatur udara di lokasi pertandingan sangat dingin, yakni berkisar antara 2 hingga 7 derajat celsius. Dia pun telah mengingatkan para atlet sebelum berangkat agar mempersiapkan baju hangat, sehingga jangan sampai kedinginan dan jatuh sakit.

“Mereka sudah siap dengan baju hangat. Saya sudah ingatkan itu. sejauh ini kondisi seluruh atlet juga baik dan sehat. Tidak ada kendala dalam proses adaptasi. Semuanya mampu menyesuaikan diri dengan sangat baik. Semoga pertandingan ini berjalan lancar,” ungkap Susi.

BWF World Junior Championship 2018 akan berlangsung mulai 5 hingga 18 November 2018 di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada. Tim Junior Indonesia yang terdiri dari 23 atlet telah bertolak menuju Kanada sejak Rabu (31/10).

BWF World Junior Championships 2018 akan mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018.

Pada hari pertama, 5 November 2018, terdapat dua jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh tim junior Indonesia, yaitu menghadapi Australia pada pukul 12.00 siang waktu Kanada dan juga menghadapi Macau pada pukul 19.00 malam waktu Kanada.

Baca juga: PBSI: Konsistensi para pemain lebih baik
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Sejumlah atlet bulu tangkis terima tawaran menjadi PNS

Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah atlet bulutangkis peraih medali Asian Games 2018 mengaku ingin memanfaatkan bonus yang telah diberikan oleh pemerintah berupa pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Salah satu atlet tersebut, yakni Apriyani Rahayu yang berhasil memenangkan medali perunggu Asian Games 2018 dalam pertandingan bulutangkis ganda putri bersama dengan Greysia Polli. 

“Saya mau ambil tawaran jadi PNS. Lagipula, itu tawaran yang bagus. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan,” kata Apriyani usai acara konferensi pers di Jakarta, Rabu. 

Menurut dia, dengan menerima tawaran tersebut, maka itu berarti menghargai tawaran yang diberikan oleh pemerintah, sehingga harus diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. 

“Saya sudah isi formulir untuk jadi PNS itu. Tapi masih belum ada pemberitahuan lebih rinci mengenai tugas dan penempatannya di bagian apa. Saya tunggu saja,” ujar Apriyani. 

Sementara itu, peraih medali perunggu Asian Games 2018 lainnya, yaitu Liliyana Natsir juga mengaku tidak akan menyia-nyiakan tawaran untuk menjadi PNS tersebut. Bahkan sekalipun dia telah berencana untuk menjadi wiraswasta. 

“Memang saya ada rencana untuk membuka usaha sendiri setelah pensiun jadi atlet. Tapi saya juga tidak mau melewatkan tawaran untuk menjadi PNS. Saya mau ambil tawaran itu,” tutur Liliyana. 

Hal senada juga disampaikan oleh pasangan ganda putra peraih medali emas Asian Games 2018, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon yang mengaku akan menerima tawaran untuk menjadi abdi negara. 

“Mau. Saya mau jadi PNS. Kenapa tidak? Kan sudah dapat tawaran dari pemerintah,” tutur Kevin singkat. 

Sedangkan bagi Marcus, menjadi pegawai negeri merupakan pekerjaan yang baik, sehingga sayang sekali apabila tawaran tersebut dilewatkan begitu saja. 

“Saya mau terima tawaran jadi PNS. Itu (PNS) pekerjaan yang bagus. Sudah ditawarkan, ya terima saja,” ungkap Marcus. 

Seperti diketahui, selain bonus berupa uang tunai, pemerintah juga memberikan bonus berupa pengangkatan menjadi PNS bagi para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang Asian Games 2018. 

Baca juga: BRI apresiasi atlet bulutangkis berprestasi dalam Asian Games 2018

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Liliyana Natsir manfaatkan bonus dari BRI sebagai modal bisnis

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulutangkis Liliyana Natsir mengaku akan memanfaatkan hadiah berupa sejumlah uang dari Bank BRI sebagai tambahan modal bisnis yang dilakoninya. 

Seperti diketahui, PT BRI (Persero) pada Rabu (31/10) memberikan apresiasi berupa sejumlah uang dalam bentuk Tabungan BRItama terhadap sejumlah atlet bulutangkis yang berhasil meraih medali dalam ajang Asian Games 2018. 

Terdapat enam atlet bulutangkis yang mendapatkan hadiah dari Bank BRI. Bagi peraih medali emas, hadiahnya sebesar Rp100.000.000, yakni diberikan kepada Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya. 

Sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan Rp50.000.000. Hadiah itu diberikan kepada Greysia Polli, Apriani Rahayu, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. 

“Hadiah dari Bank BRI akan saya gunakan sebagai tambahan modal bisnis saya,” kata Liliyana dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu. 

Atlet peraih medali perunggu Asian Games 2018 itu berencana pensiun sebagai atlet bulutangkis pada 2019 mendatang dan akan melanjutkan karirnya sebagai wiraswasta. 

“Ada beberapa usaha yang akan saya jalani, yaitu usaha pijat refleksi atau massage dan usaha di bidang properti. Semuanya saya siapkan mulai sekarang karena tahun depan saya pensiun,” ujar Liliyana. 

Sementara itu, atlet peraih medali perunggu Asian Games 2018 Tontowi Ahmad mengaku akan memanfaatkan hadiah tersebut sebagai tabungan untuk sang buah hati Danish Arsenio Ahmad. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI atas perhatian yang telah diberikan kepada kami, atlet-atlet bulutangkis. Hadiah itu akan saya simpan untuk tabungan anak,” tutur Tontowi. 

Hampir sama seperti Tontowi, atlet bulutangkis peraih medali emas Asian Games 2018 Kevin Sanjaya juga akan menjadikan hadiah tersebut sebagai tabungan di masa depan. 

“Untuk saat ini, uangnya akan saya tabung untuk masa depan. Saya belum tahu mau dipakai untuk apa, jadi ditabung saja dulu,” ungkap Kevin. 

Senada dengan Kevin, peraih medali emas Asian Games 2018 Marcus Fernaldi Gideon juga mengaku langsung menjadikan hadiah uang tersebut sebagai tabungan pribadi. 

Baca juga: BRI apresiasi atlet bulutangkis berprestasi dalam Asian Games 2018

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Minions gagal di final Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda putra bulu tangkis nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, harus merelakan gelar juara Prancis Terbuka 2018 tergelincir dari genggaman mereka setelah takluk dari pasangan China Han Chengkai/Zhou Haodong, dalam partai final di Paris, Prancis, Minggu.

Pasangan yang akrab disapa Minions itu takluk lewat tiga gim 21-23, 21-8, 17-21, dalam laga yang berlangsung selama 52 menit, demikian catatan pertandingan laman resmi BWF.

Kekalahan di partai final turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS itu, catatan pertemuan Kevin/Marcus dengan Han/Zhou menjadi 1-2, setelah sebelumnya mereka juga menelan kekalahan saat bersua di China Terbuka 2018.

“Kami tetap bersyukur dengan hasil yang telah kami raih pada dua pekan berturut-turut mencapai putaran final. Tenaga kami juga sudah terkuras,” kata Marcus selepas pertandingan di Stadion Pierre de Coubertin, Paris seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sinyo, panggilan Marcus, mengaku banyak melakukan kesalahan dengan bola-bola keluar garis lapangan pada gim ketiga. Sedangkan pada gim pertama, pasangan Indonesia itu mengaku kurang beruntung.

“Kok di sini lebih berat dibanding di Denmark sehingga tenaga kami banyak terkuras,” kata Sinyo yang telah mengoleksi tujuh gelar juara sepanjang keikutsertaan mereka dalam berbagai turnamen internasional pada 2018, termasuk Denmark Terbuka 2018.

Baca juga: Kevin/Marcus lolos ke final Prancis Terbuka

Baca juga: Greysia/Apriyani gagal pertahankan gelar Prancis Terbuka

Meskipun kalah di Paris, Sinyo menambahkan hasil yang telah diraihnya bersama Kevin sudah lebih dari cukup karena masuk putaran final pada turnamen tingkat Super 750.

“Kami harus mengevaluasi penampilan kami karena tentu ada yang kurang dari permainan tadi. Kami harus mempelajari lagi,” kata Sinyo.

Sementara, Kevin mengatakan pola permainannya bersama Marcus harus lebih tenang meskipun sedang tertekan oleh lawan. “Kami harus pintar mengatur strategi permainan karena lawan bermain cepat dan tidak mudah ditaklukkan,” kata Kevin.

Selepas mengikuti dua turnamen di Eropa, yaitu Denmark dan Prancis, Kevin/Marcus akan kembali turun pada dua turnamen lain pada November 2018 yaitu China Terbuka di Fuzhou dan Hong Kong Terbuka di Kowloon.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Baca juga: Jonatan takluk dari Chen Long di Paris

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Gregoria pastikan mundur dari kejuaraan Jerman akibat cedera

Jakarta, (Antara News) – Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung dipastikan mundur dari turnamen SaarLorLux 2018 di Saarbrucken, Jerman, 30 Oktober – 4 November menyusul cedera pinggang sejak turnamen Denmark Terbuka 2018.

“Setelah melakukan tindakan indetifikasi cedera di Pusat Medis Olahraga di Paris, Gregoria tidak memungkikan untuk mengikuti turnamen berikutnya. Kami memilih untuk memberikan istirahat bagi Gregoria,” kata pelatih kepala tunggal putri Minarti Timur seperti yang dilansir laman Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Minarti mengatakan pemulihan cedera bagi Gregoria bertujuan menghindari risiko lebih parah pada kondisi fisik atlet berusia 19 tahun itu.

Gregoria semula merasakan cedera pinggang ketika bertanding pada laga perempat final Denmark Terbuka 2018 ketika menghadapi pemain tuan rumah Line Hojmark Kjaersfeldt.

“Gregoria sudah mendapatkan obat dan vitamin untuk pemulihan cederanya. Semoga dia bisa pulih secepatnya. Semestinya kondisi Gregoria tidak perlu dikhawatirkan,” kata Minarti.

Atlet asal klub Mutiara Cardinal Bandung itu masih dijadwalkan untuk mengikuti turnamen Korea Terbuka 2018 pada November. “Tapi, kami masih ingin melihat hasil pemeriksaan dokter PBSI di Jakarta, nanti,” ujar Minarti.

Selepas Gregoria mundur dari Jerman, Indonesia akan mengirimkan atlet tunggal putri Fitriani selain pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Sebelumnya, Gregoria menyatakan mundur pada gim kedua laga perempat final Prancis Terbuka 2018 ketika menghadapi pemain unggulan Jepang Akane Yamaguchi dengan skor 15-21, 6-11. ***4***

Baca juga: Susy berharap capaian Gregoria di Denmark hanya langkah awal
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kevin/Marcus lolos ke final Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, lolos ke putaran final turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2018 dengan menaklukkan pasangan India dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Paris, Prancis, Sabtu waktu setempat.

Kevin/Marcus, seperti dipantau Antara di Jakarta, Minggu dini hari, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam dua gim langsung 21-12, 26-24 atas pasangan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty selama 42 menit permainan turnamen tingkat Super 750 itu.

Pasangan atlet Merah-Putih yang akrab disapa Minions itu semakin mengokohkan catatan pertemuan mereka dengan Satwiksairaj/Chirag menjadi 5-0 setelah hasil di Paris itu.

Minions sebetulnya berpeluang menyelesaikan permainan tanpa melewati game setting pada gim kedua. Hanya saja ketika kubu Indonesia meraih match point 21-19, ganda India peringkat 25 dunia itu mampu menambah satu poin sehingga memaksa Kevin/Marcus bermain hingga lewat poin 20 gim kedua.

“Permainan lawan pada gim kedua sangat berbeda dengan gim pertama. Mereka punya peningkatan pola permainan. Pada gim pertama, mereka mungkin bermain secara gugup sehingga bermain tidak nyaman,” kata Marcus yang mengaku lega bisa lolos ke putaran final seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sementara, Kevin mengakui perubahan pola permainan Satwiksairaj/Chirag pada gim kedua dari sisi kecepatan dan pertahanan yang lebih rapat dalam turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS itu.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Pada pertandingan putaran final yang akan berlangsung Minggu waktu setempat di Stadion Pierre de Coubertin Paris, Kevin/Marcus akan menantang pasangan China Han Chengkai/Zhou Haodong yang telah menundukkan ganda Taiwan Lee Jhe-Huei/Lee Yang 13-21, 21-18, 21-17 dalam pertandingan semifinal.

Pertemuan di Prancis Terbuka 2018 itu akan menjadi catatan pertemuan ketiga bagi Kevin/Marcus dengan Han/Zhou setelah keduanya saling berhadapan dalam Kejuaraan Dunia 2018 dan China Terbuka 2018.

“Kami sudah mengevaluasi penampilan kami pada pertemuan sebelumnya. Kami harus lebih siap kelelahan dengan kondisi lapangan di Paris karena lawan tidak mudah ditaklukkan. Mereka pernah mengalahkan kami sehingga kami akan lebih waspada,” kata Kevin.

Minions menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus putaran final Prancis Terbuka 2018 setelah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah 10-21, 8-21 dari pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara di semifinal.

Baca juga: Greysia/Apriyani gagal pertahankan gelar Prancis Terbuka

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

PB Djarum pertahankan gelar beregu campuran junior Pembangunan Jaya

Jakarta  (ANTARA News) – PB Djarum Kudus sukses mempertahankan juara turnamen beregu campuran junior Pembangunan Jaya Cup setelah di partai final di GOR Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu menang 3-0 atas PB Exist Jakarta.

Tim yang berpusat di Kudus Jawa Tengah ini membuka keunggulan melalui pasangan ganda campuran Leo Rollyncarnando/Indah Cahya Sari Jamil. Keduanya harus bermain selama 50 menit untuk mengalahkan Dejan Ferdinansyah/Nita Violina Marwah, 22-20, 21-14

Pemain tunggal putra Bobby Setiabudi memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Bobby sukses menundukkan Yonathan Ramlie dengan 21-19, 21-14.

Kemenangan Djarum dipastikan lewat pasangan ganda putra Daniel Marthin/Leo Rollycarnando. Pasangan ini mengalahkan Caesar Bagus Sadewa/Dejan Ferdinansyah 21-15, 18-21, 21-18 dalam waktu 1 jam 15 menit.

Dengan hasil ini, PB Djarum sukses mempertahankan gelar sebagai juara turnamen beregu campuran junior Pembangunan Jaya Cup. Sementara itu PB Exist Jakarta harus puas sebagai runner-up.

Adapun tuan rumah PB Jaya Raya Jakarta berada di peringkat ketiga, setelah megalahkan Mutiara Cardinal Bandung 3-0.

Jaya Raya membuka keunggulan lewat pasangan ganda campuran Ferdian Mahardika Ranialdy/Dinda Dwi Cahyaning. Mereka menundukkan pasangan Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila dalam laga berdurasi 27 menit.

PB Jaya Raya menambah keunggulan lewat pemain tunggal putra Karono. Bertemu Muhammad Antonio Dhyasz pada partai kedua, Karono menang dalam 45 menit.

Jaya Raya semakin dekat dengan kemenangan setelah menurunkan pasangan Ferdian Mahardika Ranialdy/Ghifari Anandaffa Prihardika pada partai ketiga. Secara kemampuan, mereka memang masih di atas lawan, yaitu pasangan Ari Kusuma/Bagas Febrian Sani.

Dika/Daffa hanya butuh 23 menit untuk mengunci kemenangan, sekaligus memastikan Jaya Raya meraih peringkat ketiga turnamen Pembangunan Jaya Cup 2018.

Berikut hasil pertandingan final Pembangunan Jaya Cup 2018 :

Djarum Kudus 3-0 Exist Jakarta

Ganda Campuran : Leo Rollycarnando/Indah Cahya Sari Jamil vs Dejan Ferdinansyah/Nita Violina Marwah 22-20, 21-14
Tunggal Putra       : Bobby Setiabudi vs Yonathan Ramlie 21-19, 21-14
Ganda Putra         : Daniel Marthin/Leo Rollyrcanando vs Caesar Bagus Sadewa/Dejan Ferdinansyah 21-15, 18-21, 21-18

Pertandingan antara Jaya Raya 3-0 Mutiara Cardinal :

Ganda Campuran : Ferdian Mahardika Ranialdy/Dinda Dwi Chayaning vs Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila 21-16, 21-12
Tunggal Putra        : Karono vs Muhammad Antonio Dhyasz 21-8, 21-18
Ganda Putra          : Ferdian Mahardika Ranialdy/Ghifari Anandaffa Prihardika vs Ari Kusuma/Bagas Febrian Sani 21-8, 21-15. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Greysia/Apriyani gagal pertahankan gelar Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal mempertahankan gelar juara turnamen Prancis Terbuka setelah kalah pada semifinal yang berlangsung di Paris, Prancis, Sabtu.

Greysia/Apriyani, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kalah dari pasangan Jepang unggulan lima Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara selama 34 menit permainan dalam dua gim langsung 10-21, 8-21.

Kekalahan itu sekaligus menjadi kekalahan kedua pasangan Indonesia peringkat tiga dunia itu dari Mayu/Wakana setelah pertemuan terakhir mereka pada Kejuaraan Dunia 2018 di China.

Greysia/Apriyani, seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), mengaku tertekan oleh permainan pasangan peringkat lima dunia itu dan tidak mampu bermain sebagaimana peringkat mereka.

Pengembalian serangan dari Mayu/Wakana pun tidak dapat berlangsung sempurna bagi kubu Merah-Putih itu sehingga lawan semakin diuntungkan dan mudah untuk menyerang.

“Kami tidak dapat keluar dari tekanan lawan,” kata Greysia tentang permainannya bersama Apriyani terutama pada gim kedua ketika mereka tertinggal jauh dan kalah 8-21.

Greysia mengaku kecewa dengan hasil yang telah diraihnya pada Prancis Terbuka 2018 karena tidak mampu mempertahankan gelar juara. “Tapi, kami tidak akan menyerah. Kami harus mengevaluasi penampilan kami karena kami kalah pada semifinal,” katanya.

Apriyani mengatakan pukulan-pukulan pasangan Jepang sangat kencang selain punya keunggulan pola permainan yang berbeda dengan pasangan lain asal Negeri Sakura itu. “Mereka lebih kuat. Tapi secara umum, ganda Jepang punya kemampuan sulit untuk ditaklukkan,” kata Apriyani.

Meskipun telah kehilangan kesempatan merebut gelar juara pada nomor ganda putri lewat Greysia/Apriyani, Indonesia masih memiliki wakil pada nomor ganda putra yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Kevin/Marcus akan menghadapi pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirah Shetty pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Sabtu waktu setempat.

Baca juga: Cedera pinggang paksa Gregoria mundur dari Prancis Terbuka

Baca juga: Jonatan takluk dari Chen Long di Paris

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Tuan rumah Jaya Raya gagal ke final

Jakarta (ANTARA News) – Tim tuan rumah PB Jaya Raya gagal melangkah ke final kejuaraan Pembangunan Jaya Raya Cup Yunior 2018 untuk kategori beregu campuran setelah di semifinal menyerah dari tim PB Djarum dengan skor 2-3.

Bertanding di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, tim tuan rumah mengawali kejuaraan dengan kekalahan setelah pemain ganda campuran Dinda Dwi Chayaning/Ghifari Anandafta kalah dari pasangan Indah Cahya/Leo Rollycarnando 21-19, 16-21, 16-21.

Tak ingin kembali tertinggal, tim tuan rumah menghentak di pertandingan kedua melalui pemain tunggal putra Karano yang mengalahkan Muhammad Aldo Apriyandi 21-16, 21-16. Kedudukan pun berubah menjadi sama kuat 1-1.

Harapan tuan rumah untuk unggul sebenarnya bertumpu pada pasangan Ferdian Prihardika Ranialdy/Ghifari Anandafta Prihardika. Hanya saja, pasangan andalan tuan rumah ini justru kalah dari pasangan Daniel Marthin/Leo Rollycarnando 16-21, 24-22, 19-21.

Pada gim ketiga, Ranialdhy/Ghifari sebenarnya sudah di atas angin. Mereka unggul 19-17. Namun, keduanya justru kehilangan kepercayaan diri dan tertekan. Keunggulan mereka pun terkejar bahkan terlewati. Pemain Djarum bahkan mendapatkan kemenangan dengan menutup pertandingan dengan 21-19.

“Memang kami punya peluang di ganda putra yang seharusnya menjadi poin kemenangan kami. Namun, inilah pertandingan, mereka tak hanya harus kuat stamina, tetapi juga mental dalam bertanding,” kata pelatih Jaya Raya, Bambang Suprianto dalam keterangan resminya.

Kondisi tertinggal 1-2, PB Jaya Raya kembali bangkit dan menyamakan kedudukan lewat tunggal putri Maharani Sekar Batari yang sukses mengalahkan adalan PB Djarum, Nandini Putri Arumni dengan skor 21-16, 15-21, 21-19.

Namun, di partai penentuan PB Jaya Raya harus mengakui keunggulan PB Djarum. Pasangan ganda putri mereka, Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia kalah 19-21, 11-21 dari pasangan Indah Cahya Sari/Lisa Ayu Kusumawati.

Di partai final di tempat yang sama, Sabtu (27/10) PB Djarum akan ditantang klub Exist Jakarta yang di babak semifinal mampu mengalahkan klub Mutiara Cardinal, Bandung. ***4***

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Minions tundukkan pasangan Jepang di Prancis

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, atau akrab disapa pasangan Minions, menundukkan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam laga putaran kedua turnamen Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Kamis.

Pasangan Minions, seperti dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam dua gim langsung 21-14, 22-20 selama 40 menit permainan.

Hasil pertandingan turnamen tingkat Super 750 itu menjadi catatan kemenangan pertama Kevin/Marcus atas pasangan Endo/Watanabe yang merupakan pasangan peringkat 10 dunia.

“Pada gim kedua, lawan bermain lebih baik dengan pertahanan kuat dan tidak terburu-buru. Endo adalah pemain berpengalaman. Dia lebih sabar dan mampu melambatkan tempo permainan,” kata Marcus seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Meskipun sempat tertinggal 18-20 pada gim kedua, Kevin/Marcus mampu tampil tenang dan meraih empat poin berturut-turut sehingga menutup permainan laga kedua sekaligus menjadi tiket menuju perempat final Prancis Terbuka 2018.

“Kami sudah meraih kemenangan pada gim pertama. Ketika kami tertinggal pada gim kedua, kami bermain lebih tenang. Tapi, kami terus berusaha untuk mendapatkan poin,” kata Kevin.

Pada pertandingan putaran perempat final yang akan berlangsung pada Jumat (26/10) waktu setempat, pasangan Minions akan menghadapi ganda putra Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin.

Pasangan Taiwan Chen/Wang itu melaju ke putaran perempat final setelah mengalahkan pasangan lain Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan 21-13, 21-11 selama 31 menit permainan. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Jonatan balas kekalahan atas Sameer di Paris

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie, sukses membalas kekalahan atas pemain India Sameer Verma dalam pertandingan putaran pertama turnamen Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Rabu.

Jonatan, seperti dipantau Antara di Jakarta dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam tiga gim 16-21, 21-17, 21-15 selama 61 menit permainan atas Sameer.

Kemenangan di Paris itu sekaligus menjadi pembalasan Jonatan atas Sameer setelah kekalahannya pada pertandingan putaran kedua turnamen Denmark Terbuka 2018 yang berlangsung Kamis (18/10).

“Saya juga punya peluang menang di Denmark. Tapi, saya tidak dapat mengatasi dia pada akhir game ketiga. Saya banyak belajar dari kekalahan di Denmark, salah satunya adalah tetap fokus walaupun sedang memimpin jauh,” kata Jonatan seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Di Denmark, Jonatan kalah dalam tiga gim 21-23, 21-6, 20-22 selama 70 menit permainan. 

“Saya dapat masukan dari Anthony tentang bola yang agak lambat dan jangan terlalu terforsir untuk menyerang. Pada gim pertama, lawan terus memancing saya untuk menekan dan tenaga saya terkuras,” kata Jonatan.

Jonatan berpeluang akan bertemu kembali dengan wakil lain India, Sai Praneeth. Sai akan bertandingan melawan pemain Brazil Ygor Coelho pada laga pertama turnamen tingkat Super 750 itu 

“Pemain India punya ‘tangan jahat’. Artinya, mereka punya pukulan-pukulan yang menipu. Secara ketahanan fisik pun mereka cukup baik,” tutur peraih medali emas Asian Games 2018 itu.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Rizki/Ketut singkirkan pasangan Thailand pada laga pertama Prancis Terbuka

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani mampu menyingkirkan pasangan putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada laga pertama turnamen Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung di Paris, Prancis, Selasa.

Rizki/Ketut, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam tiga gim 21-15, 18-21, 21-19 selama 77 menit permainan dalam turnamen tingkat Super 750.

“Pada gim kedua, kami sudah unggul tapi kehilangan fokus dan lengah. Lawan justru bermain seakan tanpa beban saat tertinggal dari kami,” kata Ketut tentang peluangnya bersama Rizki untuk menang dalam dua gim langsung seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Pelatih sektor ganda putri PBSI Eng Hian, menurut Ketut, memberikan tambahan semangat baginya dan Rizki ketika mereka kehilangan kesempatan menang pada gim kedua. “Pelatih minta kami untuk tidak kalah dari mereka dan kami berusaha untuk tidak menyerah dari lawan,” kata Ketut.

Sementara, Rizki mengaku kemenangannya atas pasangan peringkat delapan dunia itu dilatarbelakangi kemampuan untuk bermain lebih fokus secara individu.

“Kami memang fokus untuk mengalahkan pasangan Thailand itu sejak awal. Kami tahu mereka punya permainan yang bagus dan kami bermain sebagaimana biasanya,” kata Rizki.

Pada pertandingan putaran kedua yang akan berlangsung pada Kamis (25/10), Rizki/Ketut akan menghadapi pemain Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Pasangan kembar putri Bulgaria itu melaju ke putaran kedua setelah mengalahkan ganda putri Korea Selatan Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong pada pertandingan pertama 21-13, 21-18.

Indonesia juga mempunyai satu pasangan lain pada nomor ganda putri Prancis Terbuka 2018. Mereka adalah ganda Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Greysia/Apriani akan langsung bertandingan pada laga kedua setelah lawan mereka asal China Du Yue/Li Yinhui mengundurkan diri pada pertandingan pertama. Greysia akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara pasangan Belgia Lise Jaques/Flore Vandenhoucke dengan pasangan India Jakkampudi Meghana/Poorvisha S Ram.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Marcus-Kevin Juara Denmark Open

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon melakukan selebrasi ketika bertanding melawan ganda Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda pada final Kejuaraan Denmark Open di Denmark, Minggu (21/10/2018). Pasangan Marcus/Kevin menjuarai Denmark Open 2018 setelah mengalahkan ganda putra Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-15, 21-16. ANTARA FOTO/Humas PBSI/foc.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Fung Permadi nilai pemain Djarum U-17 belum maksimal

Magelang (ANTARA News) – Manajer tim PB Djarum Fung Permadi menilai tim putri U-17 yang baru saja menjuarai Blibli.com Superliga Junior 2018 Piala Yuni Kartika dinilai belum maksimal karena masih melakukan kesalahan mendasar.

“Mereka mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk bisa mencapai ini. Tapi banyak hal yang harus ditingkatkan termasuk pemain ganda,” kata Fung Permadi di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

Pada pertandingan final tim putri U-17, PB Djarum menang atas PB Jaya Raya dengan skor 3-1. Dari tiga kemenangan tersebut dua diantaranya dipersembahkan oleh pemain ganda. Menurut dia, meski memang banyak yang harus dibenahi.

“Pemain ganda banyak kesalahan mendasar. Tapi mereka (pemain ganda) banyak berperan karena ini pertandingan beregu. Evaluasi tetap kami lakukan,” katanya menambahkan.

Partai final, ganda PB Djarum yang turun pertama adalah pasangan Berliona Alam Pradisa/Indah Cahya Sari Jamil dan keduanya sukses menundukkan pasangan PB Jaya Raya, Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia dengan skor 21-15 dan 21-15.

Pasangan berikutnya adalah Khusnul Khatimah/Sinta Dewi Yuliani. Namun pasangan ini harus bersusah payah mengalahkan pasangan Maria Devanya/Mayang Permata. Meski menang, pasangan PB Djarum ini butuh tiga gim untuk memengkan pertandingan dengan skor 21-19, 18-21 dan 21-17.

Satu poin PB Djarum lainnya dipersembahkan oleh tunggal putri Aisha Galuh Maheswari. Pemain berusia 16 tahun ini menang dua gim langsung 21-14 dan 21-19 atas Tasya Farahnailan. Sedangkan poin Jaya Raya disumbangkan oleh Stephanie Widjaja yang mengalahkan Nurani Ratu Azzahra dengan skor 20-22, 21-19, 21-13.

“Pemain tunggal juga tidak akan luput dari evaluasi termasuk Galuh. Dia tidak boleh cepat puas. Galuh akan kami siapkan untuk kejuaraan internasional. Makanya kemampuannya harus ditingkatkan,” kata mantan pebulutangkis nasional itu.

Sementara itu Aisha Galuh Maheswari mengaku bermain lebih tenang di parti final jika dibandingkan saat semifinal. Pemain asal Banyumas itu mengaku tampil tanpa beban sehingga mampu mengendalikan permainan dan meraih kemenangan.

“Memang saya bermain lebih tenang meski menjadi tunggal kedua. Beban juga berkurang karena jika kalah masih ada pemain yang dibelakang,” kata peraih emas tunggal putri ASEAN School Games 2018 Malaysia itu. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.