Laba pangkas rambut kian rapi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren pria modis, yang tidak cuma dari tampilan fashion, tapi juga potongan rambut kini makin marak. Kondisi tersebut membuat bisnis pangkas rambut bagi kaum adam yang biasa disebut barbershop mulai bangkit kembali sejak lima tahun yang lalu. 

Kebangkitan bisnis barbershop ini juga menarik minat banyak pelaku usaha untuk terjun mengail untung di situ. Kini, keberadaan barbershop sangat menjamur, baik di kota besar maupun di kota kecil. Salah satu penyebab adalah karena ada beberapa pelaku usaha yang juga menawarkan kemitraan. 
Banyaknya pelaku usaha barbershop yang menawarkan kemitraan tentu menimbulkan adanya persaingan yang cukup ketat. Untuk mengetahuinya, review waralaba kali ini bakal mengupas kembali tiga tawaran kemitraan waralaba barbershop yang pernah KONTAN ulas minimal dalam jangka waktu satu tahun yang lalu. Berikut ulasannya.   
Ndasmu Barbershop
Usaha besutan Evta Yulianto mengalami perkembangan cukup baik. Pasalnya, dalam waktu sekitar setahun jumlah gerai mitra yang dibuka sudah ada 61 unit dan gerai pribadinya sudah ada tujuh. Seluruh gerai tersebar diberbagai kota di kawasan Pulau Jawa dan Bali.  
Saat diulas KONTAN tahun lalu, jumlah mitra baru ada lima yang tersebar di Mojokerto, Bojonegoro, Cirebon, Balikpapan, Tuban, dan Porong. Sejak April 2018 lalu, Evta menambah satu paket kemitraan baru dengan investasi senilai Rp 19,5 juta yang disertai biaya royalti sebesar 8% dari omzet per bulan. 
Dia mengaku paket ini disiapkan untuk calon mitra dengan modal pas-pasan tapi ingin membuka usaha. Lainnya, sekitar sebulan yang lalu Evta menaikkan harga paket kemitraan dari Rp 30 juta sampai Rp 99 juta menjadi Rp 35 juta sampai Rp 104 juta. “Ini karena harga peralatan naik. Kebetulan seluruh barber tools yang saya gunakan impor, saat dollar naik jadinya mahal,” katanya pada KONTAN. 
Di sisi lain, dia tidak mengeluhkan adanya kendala dalam menjalankan roda bisnisnya. Alasannya, karena sudah mempunyai tim di setiap bagian. Selain itu, sudah ada sistem membuatnya lebih mudah melakukan kontrol dan menjalankan bisnis tersebut. 
Ditambah lagi, adanya pusat pelatihan pribadi membuatnya lebih mudah untuk melakukan training kepada karyawan dan menjamin mitra tidak akan kehilangan sumber daya manusia. 
Dengan semua fasilitas yang ada tersebut, bila tidak ada kendala, pada bulan ini juga, Evta bersama dengan timnya bakal membuka kembali  gerai milik mitra di Malang dan Pasuruan, Jawa Timur.  

Reporter: Denisa Kusuma, Elisabeth Adventa, Tri Sulistiowati, Venny Suryanto
Editor: Johana K.

REVIEW WARALABA

  • INDEKS BERITA