Setelah Tertahan di Oman, 160 Pelajar RI Menyeberang ke Yaman

Jakarta – Setelah tiga pekan tertahan di Oman karena tidak bisa menyeberang ke Yaman, kini 160 pelajar warga negara Indonesia berhasil menyeberang ke Yaman. Kini mereka sedang dalam perjalanan ke Tarim, Provinsi Hadramaut.

“Alhamdulillah, pemerintah akhirnya bergerak cepat,” kata Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman, Izzuddin Mufian Munawwar, kepada detikcom, Rabu (10/10/2018).

Izzuddin yang sudah lebih dulu sampai di Yaman mengatakan, rekan-rekannya telah berangkat dari Oman menyeberang ke Yaman pada pukul 09.00 pagi waktu setempat. Saat ini di Yaman sudah pukul 17.00 sore waktu setempat.

“Sekarang mereka dalam perjalanan menuju Tarim,” kata Izzuddin.
Diberitakan sebelumnya, para pelajar ini bertahan di Salalah, Oman, karena tidak diperbolehkan otoritas Oman untuk menyeberang ke Yaman. Pihak Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan, Oman memang tak memperbolehkan warga negara asing untuk menyeberang ke Yaman yang sedang dalam kondisi perang.

Namun Izzuddin menyatakan pelajar warga negara Malaysia hingga Thailand, Pakistan hinggan negara-negara Afrika, bisa menyeberang. Dia kemudian meminta KBRI Yaman untuk bisa melayani WNI di kawasannya dengan lebih baik dan meminta Presiden Jokowi mengevaluasi KBRI Yaman.

Kini, para pelajar itu bisa menyeberang ke Yaman.
(dnu/dnu)