Jonatan Christie coba dunia tarik suara

Jakarta  (ANTARA News) РPeraih medali emas Asian Games 2018 Jonatan Christie ternyata tidak hanya piawai dalam bermain bulu tangkis, tapi atlet berusia 21 tahun ini juga mempunyai suara emas.

Suara emas salah satu pemain tunggal putra Indonesia bahkan sudah diperdengarkan dihadapan tamu undangan yang diundang secara khusus oleh pimpinan PB Tangkas Intiland di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta, Senin.

Meski mempunyai bakat nyanyi, perjuangan untuk membawa pemain yang akrab dipanggil Jojo ini ke atas panggung tidaklah mudah. Justian Suhandinata sebagai ketua umum PB Tangkas Intiland harus turun langsung dan upayanya memang berhasil.

Satu buah lagu “You Are The Reason” akhirnya mengalun merdu dari pemain bulu tangkis yang saat ini banyak pengemarnya itu. Yang lebih istimewa, saat menyanyi Jojo didampingi oleh cucu pertama Justian Suhandinata yaitu Clariesa Laurene Suhandinata yang saat itu merayakan ulang tahun ke-15.

“There goes my heart beating
‘Cause you are the reason
I’m losing my sleep
Please come back now
And there goes my mind racing
And you are the reason
That I’m still breathing
I’m hopeless now

I’d climb every mountain
And swim every ocean
Just to be with you
And fix what I’ve broken
Oh, ’cause I need you to see
That you are the reason………….”

“Sekian dulu,” kata Jojo sambil memberikan setangkai bunga kepada Clariesa Laurene Suhandinata dengan tersenyum.

Sukses membuat Jojo menyanyi, bos PB Tangkas langsung mendapatkan konsekuensinya. Uang sebesar Rp300 juta harus keluar dari kas yayasan yang menaingi klub bulu tangkis yang banyak melahirkan pemain dengan prestasi besar.

Bukan untuk membayar Jojo bernyanyi, uang tersebut bonus dari PB Tangkas Intiland atas prestasinya merebut medali emas Asian Games 2018 lalu. Bonus sendiri diserahkan oleh Justian Suhandinata dihadapan kedua orang tua Jojo.

“Jangan dilihat besarnya. Ini adalah salah satu bentuk perhatian dan penghargaan dari kami. Memang ini tidak sebanding dengan klub lain,” kata Justian Suhandinata.¬†

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018