Cerita Anak Petani Jadi Wisudawan Terbaik UMI Makassar

Makassar – Haerani (22) lulus dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar sebagai predikat mahasiswa terbaik. Dia lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91.

Ada cerita soal perjuangannya meraih prestasi tersebut. Haerani tetap semangat meski sempat terhambat biaya kuliah.

“Jujur saya terharu tidak sangka dapat menjadi mahasiswa terbaik tahun 2018 di UMI Makassar, karena bapakku hanya sebagai petani di Kampung Pinrang dan mama itu IRT (ibu rumah tangga). Saya tidak bayangkan apalagi banyak saingan,” kata Haerani saat ditemui di Wisuda UMI Makassar, Hotel Sheraton, Jalan andi Djemma, Minggu (24/6/2018).


Dia menceritakan masa sulitnya sebagai mahasiswa UMI Makassar sejak kuliah tahun 2014 lalu. Saat itu Haerani tak memiliki biaya untuk kuliah. Orang tuanya harus meminjam uang untuk menguliahkan anaknya.

Hal ini membuat wanita kelahiran 1996 ini semangat meraih prestasi di bangku kuliah. Haerani kuliah S1 Jurusan Pendidikan Agama Islam.

“Bapakku sebagai seorang petani, bapakku cuman berpesan agar meraih pendidikan karena dari awal dia liat saya semangat sekolah. Uang juga tidak ada jadi harus pinjam dulu, nanti kalau sudah panen uangnya diganti,” jelasnya.

Pihak kampus memberikan keringanan biaya untuk Haerani melanjutkan studi S2Pihak kampus memberikan keringanan biaya untuk Haerani melanjutkan studi S2 (Foto: Ibnu Munsir/detikcom)

Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Mustakim dan Nursia ini berharap cita-citanya bisa tercapai. Dia berencana akan bekerja di pengadilan sebagai panitera.

“Kalau cita-cita bisa bekerja di pengadilan mendampingi hakim sebagai panitera,” tutupnya.

Prestasi sebagai mahasiswa terbaik pun membuat pihak kampus memberinya keringanan biaya untuk melanjutkan pendidikan S2. Rektorat UMI memberi potongan harga sebesar 50 persen.

“Kita beri penghargaan bagi yang terbaik hari ini, kita beri hadiah. Kita juga kasih potongan 50 persen bagi yang mau lanjut di UMI Makassar,” kata Rektor UMI Makassar, Masrurah Mochtar.

Sedikitnya 3.323 mahasiswa UMI Makassar diwisuda tahun ini. Rektor UMI berharap para alumni bisa mengharumkan nama UMI, bekerja dan mengabdi demi nusa dan bangsa.
(jbr/jbr)

Sumber Berita: detik.com

11.642 Personel TNI-Polri Siap Amankan Pilkada Kalbar

Jakarta – Polri dan TNI mengerahkan belasan ribu personel untuk mengamankan Pilkada di Kalimantan Barat (Kalbar). Pesta demokrasi di daerah tersebut diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“11.658 TPS di Kalbar akan kita jaga dengan perkuatan 11.642 personel Polri/TNI dengan harapan Pilkada 2018 berjalan dengan aman, lancar dan sukses yang dapat dirasakan langsung oleh kita semua, “kata Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono dlaam keterangannya, Sabtu (23/6/2018).

Didi menerangkan jajarannya telah menggelar sejumlah persiapan pengamanan Pilkada mulai dari sispamkota, latihan Tactical Floor Game (TFG) pengamanan Pilkada dengan menggunakan alat peraga dan menggunakan pasukan yang dilaksanakan di enam wilayah yang melaksanakan Pilkada di Kalbar. Selain itu, 1.104 personel bantuan dari Polda Kalbar telah disebar ke enam wilayah Pilkada untuk mendukung pengamanan dari Polres.

“Personel sudah bergeser ke wilayah tugasnya dan H-1 nanti anggota sudah berada di tempat pemungutan suara (TPS) untuk memantau kesiapan TPS sekaligus mengenali lingkungan sekitar, masing-masing personel segera melakukan pengenalan wilayah, termasuk mengenali ketua KPPS, Ketua PPK, serta TPS-nya. Personel juga harus melakukan pengecekan TPS, memenuhi syarat atau tidak,” terangnya.
Didi menjelaskan semua elemen masyarakat di Kalbar telah sepakat untuk menciptakan proses pemilihan yang damai. Dia pun yakin Pilkada 2018 ini tak akan dinodai oleh hal-hal yang negatif.

“Insyaallah Kalbar Aman, tak perlu ada yang dikhawatirkan, kita semua selalu bersinergi duduk bersama, kami bersama TNI, KPU, Banwaslu, Pemda dan seluruh Komponen masyarakat Kalbar siap untuk mengamankan, mengawal dan mensukseskan Pesta Demokrasi ini” ujarnya.

Pilkada di Kalbar ini akan digelar di enam wilayah kota dan kabupaten. Untuk Pilgub Kalbar, ada tiga pasangan calon yang berkontestasi yaitu Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot yang diusung PDI-P, Demorat, dan PKPI; Sutarmidji-Ria Norsan yang diusung Golkar, Nasdem, PKB, PKS, Hanura; serta Milton Crosby-Boyman Harun yang diusung Gerindra dan PAN.

(knv/dnu)

Sumber Berita: detik.com